Asian movies : Waspada, Gagal Ginjal pada Anak
Judil : Waspada, Gagal Ginjal pada Anak
Waspada, Gagal Ginjal pada Anak
ELLY tak pernah menyangka, bidadari kecilnya harus menjadi penderita gagal ginjal kronik. Sebuah penyakit yang dalam pikirannya tak akan bisa menyerang bocah seusia Maulida, yang kala itu masih 10 tahun. Dr. Endang Lestari, dokter yang menangani Maulida mengatakan, pemahaman masyarakat untuk mendeteksi secara dini gejala-gejala penyakit ginjal masih sangat terbatas. Hal ini mengakibatkan efek fatal menimpa sang anak. Sebab, jika telah divonis mengalami gagal ginjal, sang anak harus bersahabat dengan cuci darah sepanjang hidupnya.
"Masyarakat kita tahunya, penyakit anak-anak itu pilek, batuk, demam, masuk angin. Mereka berpikir penyakit seperti ginjal tidak bisa menyerang anak-anak. Oleh karena itu, sosialisasi untuk mengenali gejala-gejalanya secara dini sangat penting sekali. Seperti kasus Maulida ini. Karena terlambat mendeteksi, ternyata sudah sampai stadium gagal ginjal kronis," jelas dr. Endang yang ditemui saat turut menemani Maulida dalam acara Temu Penderita Gagal Ginjal.
Gejala yang bisa dideteksi dengan mudah, lanjut Endang, sering mengalami kejang. Kejang terjadi sebagai efek dari ureum dan kreatinin yang meningkat, mengakibatkan peningkatan racun dalam tubuh. Peningkatan racun dalam tubuh inilah yang menyebabkan gagal ginjal dan harus dilakukan cuci darah. Jika berhasil dideteksi ketika masih dalam taraf infeksi, risiko gagal ginjal dapat dicegah.
Infeksi yang dimaksud, selain infeksi ginjal juga kandung kemih. Gejalanya, disertai pula dengan susahnya anak mengalami naik berat badan."Gagal ginjal pada anak itu bisa karena kelainan bawaan, keturunan, dan juga didapat karena penyakit lain yang membawa efek ke ginjal. Kebanyakan faktor luar. Bukan karena pola makan. Dalam kasus Maulida, awalnya dia sebenarnya mengalami infeksi ginjal namun tidak ditangani dengan baik," lanjut Endang.
Ternyata, tak hanya Maulida, penderita gagal ginjal anak-anak yang ditangani dr. Endang. Bahkan, ia pernah menangani bayi berusia 1 tahun yang didiagnosis mengalami gagal ginjal. "Tapi karena masih bayi kita nggak bisa terapkan CAPD, sehingga akhirnya tidak tertolong. Yang sedang saya tangani sekarang, ada yang usianya masih 5 tahun, 7 tahun. Jadi memang harus kita waspadai," lanjut dokter spesialis anak ini.
Penderita yang mengalami gagal ginjal, hanya bisa dinyatakan sembuh setelah melakukan transplantasi ginjal. Tanpa itu, maka seumur hidup akan bergantung pada hemodialisis ataupun Continuous Ambulatory Peritonial Dialysis (CPDA). Sayangnya, transplantasi ginjal pada anak-anak bukan perkara mudah. Bahkan, hingga saat ini hanya bisa dilakukan di luar negeri. Selain memiliki risiko yang jauh lebih tinggi, dokter-dokter di Indonesia belum banyak yang melakukannya.
Dokter Endang pun menitip pesan untuk seluruh orang tua. "Jangan pernah remehkan, sesimpel apapun gejala penyakit yang dialami anak. Segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit. Dan kalau perlu jangan hanya mengandalkan satu diagnosa jika memang tidak yakin, atau mencari second opinion," pesan dia.
Demikianlah Asian movies Terbaru Waspada, Gagal Ginjal pada Anak
Anda sedang membaca artikel Waspada, Gagal Ginjal pada Anak dan artikel ini url permalinknya adalah http://kesehatan-untuk-anda.blogspot.com/2008/03/waspada-gagal-ginjal-pada-anak.html Drama Streaming Lainnya DRAMA ROMANCE COMEDY ACTION 2011 KOREAN MOVIE J-MOVIE 2010 THAI MOVIE HORROR 2008 ADVENTURE 2009 THRILLER KOREAN DRAMA NOT FOR KIDS TV SERIES 2006 FANTASY 2005 LOVE STORY ROMANTIC COMEDY 2004 2007 ANIMATION CRIME MYSTERY KOREANOVELA 2003 ,Waspada, Gagal Ginjal pada AnakCHINESE MOVIE FILIPINO MOVIE TAIWAN MOVIE SINGAPORE MOVIE SUPERNATURAL HISTORY JACKIE CHAN BEST OF JACKIE CHAN HONGKONG MOVIE MELODRAMA SCI-FI WAR FAMILY MARTIAL ARTS 1987 2002 JAPAN SERIES SPORTS 2001 JAPANESE DRAMA PHILIPPINE MOVIE DRUNKEN MASTER MUSIC SUSPENSE .
0 Response to "Waspada, Gagal Ginjal pada Anak"
Posting Komentar